Home / Wacana (page 2)

Wacana

Perempuan dalam Pengelolaan Kawasan Hutan

Dalam sebuah keluarga, peran seorang istri/ibu, tidak dapat dipungkiri memiliki peran sangat penting. Dalam peran tradisional, perempuan dituntut mengetahui secara detil permasalahan ekonomi keluarga, sehingga dia dapat melakukan pengelolaan keuangan keluarga secara maksimal. Jika ada ketidakkesesuaian antara pemasukan dan pengeluaran, maka sering kali muncul inisiatif dari perempuan untuk ikut mengatasi …

Read More »

Dosa Patriarki dalam Perdagangan Orang di NTT

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah kasus human trafficking (perdagangan orang) cukup tinggi di dunia. Bukan hanya sebagai negara pengirim tetapi juga negara penerima korban perdagangan orang. Pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke beberapa Negara disinyalir terselubung ke dalam bentukperdagangan orang. Rumitnya proses pengiriman tenaga kerja membuat para calon …

Read More »

Perempuan Selalu Salah

Dua foto dalam tulisan ini bicara tentang sebuah narasi besar. Bahwa perempuan masih dan mungkin akan tetap jadi korban tafsir patriarkis. Baru saja saya membaca sebuah komentar yang mengkritik sembilan perempuan kendeng pemberani ini. “Ibu-ibu itu kenapa dibiarin kakinya disemen? Panas-panas? Suaminya ke mana?” seolah, perempuan tak berhak dan tak boleh …

Read More »

Eksekusi Mati Ala Media Sosial

Tidak tahan dengan bullying (perundungan, ed) yang didapat melalui media sosial, Carolina Picchio (14), dari Italia dan Rebecca Sedwick (12), dari Amerika Serikat, pada 2013 memilih mengakhiri hidupnya. Begitu juga dengan Hannah Smith (14), dari Inggris, walau ia meminta orang-orang di media sosial berhenti merundung dirinya, pada akhirnya ia tidak tahan …

Read More »

Menggali Bukti Dampak Positif Pelibatan Laki-Laki

Seorang kawan mengunggah catatannya tentang sidang Komisi Status Perempuan PBB (CSW 60) di New York baru-baru ini. Dalam catatannya ia menyebutkan bahwa di antara isu yang diperbincangkan cukup hangat dalam kegiatan tambahan (side event) sidang PBB tersebut adalah perlunya memperluas keterlibatan laki-laki dalam upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan pencapaian …

Read More »

Salah Kaprah tentang Feminisme

Saya sangat terkejut dengan pernyataan seseorang yang mengomentari status di facebook saya tentang Hari Perempuan Internasional. Saya tambah terkejut lagi mengetahui bahwa feminisme begitu buruknya dipandang, seperti buruknya dongeng  paling keji di muka bumi ini yang dinamai “tarian harum bunga” tarian yang menggambarkan para perempuan aktivis bertelanjang  menari-nari membunuh dan …

Read More »

Bukan Soal Tubuh, Tetapi Ruh

Selama berabad-abad peradaban manusia telah membuat gambaran tentang perempuan dengan cara pandang ambigu dan paradoks. Perempuan dipuja sekaligus direndahkan. Ia dianggap sebagai tubuh yang indah bagai bunga ketika ia mekar, tetapi kemudian dicampakkan begitu saja begitu ia layu. Tubuh perempuan identik dengan daya pesona dan kesenangan seksual. Tetapi dalam waktu …

Read More »

Keadilan dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam

Pengelolaan sumber daya alam mestinya juga dapat memperhatikan aspek keadilan antara laki-laki dan perempuan. Tidak bisa dipungkiri antara kedua jenis kelamin ini saling membutuhkan satu sama lainnya. Idealnya, pengelolaan sumber daya alam (PSDA) yang baik mestinya mengakomodir peran dan kepentingan laki-laki dan perempuan secara adil, mengingat laki-laki dan perempuan memiliki …

Read More »

Pencegahan Kekerasan Seksual; Tanggung Jawab Siapa?

Beberapa waktu yang lalu, aku diminta oleh sebuah lembaga untuk menjadi narasumber dalam sebuah diskusi publik dengan tema “Pencegahan Kekerasan Seksual”. Untuk menambah pengetahuan dan wawasan mengenai tema tersebut, aku kemudian mencoba mencari referensi melalui dunia maya dengan beberapa kata kunci di sebuah laman mesin pencari, di antaranya adalah “pencegahan …

Read More »

Jenis Kelamin, Gender dan Orientasi Seksual

“Sesungguhnya laki-laki adalah perempuan yang salah hormon” Saya tidak sedang menghina kaum laki-laki –mosok menghina diri sendiri– dan saya juga tidak sedang dalam kapasitas merayu kaum perempuan, karena jaman rayu-rayuan untuk saya sudah terlewati. Karena fakta biologinya memang seperti itu adanya, bahwa perubahan kadar hormon pada saat masa janin lah …

Read More »