Home / Wacana (page 3)

Wacana

Bukan Soal Tubuh, Tetapi Ruh

Selama berabad-abad peradaban manusia telah membuat gambaran tentang perempuan dengan cara pandang ambigu dan paradoks. Perempuan dipuja sekaligus direndahkan. Ia dianggap sebagai tubuh yang indah bagai bunga ketika ia mekar, tetapi kemudian dicampakkan begitu saja begitu ia layu. Tubuh perempuan identik dengan daya pesona dan kesenangan seksual. Tetapi dalam waktu …

Read More »

Keadilan dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam

Pengelolaan sumber daya alam mestinya juga dapat memperhatikan aspek keadilan antara laki-laki dan perempuan. Tidak bisa dipungkiri antara kedua jenis kelamin ini saling membutuhkan satu sama lainnya. Idealnya, pengelolaan sumber daya alam (PSDA) yang baik mestinya mengakomodir peran dan kepentingan laki-laki dan perempuan secara adil, mengingat laki-laki dan perempuan memiliki …

Read More »

Pencegahan Kekerasan Seksual; Tanggung Jawab Siapa?

Beberapa waktu yang lalu, aku diminta oleh sebuah lembaga untuk menjadi narasumber dalam sebuah diskusi publik dengan tema “Pencegahan Kekerasan Seksual”. Untuk menambah pengetahuan dan wawasan mengenai tema tersebut, aku kemudian mencoba mencari referensi melalui dunia maya dengan beberapa kata kunci di sebuah laman mesin pencari, di antaranya adalah “pencegahan …

Read More »

Jenis Kelamin, Gender dan Orientasi Seksual

“Sesungguhnya laki-laki adalah perempuan yang salah hormon” Saya tidak sedang menghina kaum laki-laki –mosok menghina diri sendiri– dan saya juga tidak sedang dalam kapasitas merayu kaum perempuan, karena jaman rayu-rayuan untuk saya sudah terlewati. Karena fakta biologinya memang seperti itu adanya, bahwa perubahan kadar hormon pada saat masa janin lah …

Read More »

Laki-Laki Metroseksual dan Feminitas

Perkembangan kebutuhan hidup manusia yang dipicu oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terus mengalami fluktuasi dari zaman ke zaman. Semakin banyaknya kebutuhan hidup manusia, semakin menuntut pula terjadinya perubahan gaya hidup (lifestyle). Sebagai dampaknya, hal ini menuntut setiap orang untuk selalu up to date. Dengan semakin meningkatnya kebutuhan hidup dan …

Read More »

Candaan Seksis

Kebanyakan orang suka candaan, guruan atau lelucon makanya profesi pelawak, komedian atau yang lagi ngetren sekarang, komika, memiliki banyak penggemar atau fans yang tak kalah banyaknya dengan penyanyi, musisi, atau pemain peran. Selain itu, candaan disukai karena menghibur dan dapat membuat penikmatnya melepas tekanan dan beban hidup yang kian berat. …

Read More »

Liberalisme dan Konsolidasi Gerakan Legalisasi Perkawinan Homoseksual di Indonesia

Sewaktu pada bulan Juni 2015 lalu Mahkamah Agung Amerika Serikat membuat keputusan untuk melegalisasi perkawinan homoseksual, terjadi euforia di kalangan aktivis gerakan hak-hak LGBT di Indonesia. Momen ini sempat membuat keinginan untuk memperjuangkan legalisasi perkawinan homoseksual di negeri kita berkembang kuat. Namun, semangat itu perlahan meluntur. Banyak kalangan dalam gerakan …

Read More »

Maskulinisme dalam Kredo Jihad

Kita tidak henti-hentinya berhadapan dengan persoalan kekerasan yang mengklaim dirinya sebagai kekuatan agama, Islam khususnya. Terorisme terutama dan berbagai aksi kekerasan sipil yang diorganisir oleh kelompok-kelompok Islam tertentu. Dalam perdebatan kita memikirkan akar-akar dari persoalan ini, terdapat aspek yang hilang di berbagai analisis, yaitu gender. Bahwa pelaku utama agresi dan …

Read More »

Islam Nusantara dan Keragaman Gender/Seksualitas

Setelah menjadi gagasan yang semakin populer, Islam Nusantara dituntut untuk mulai terlibat lebih aktif bekerja pada isu-isu yang lebih “praktis,” yang berkenaan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia lebih luas. Isu gender dan seksualitas menjadi salah satu isu krusial yang menuntut kerja lebih intensif dari kalangan Islam Nusantara. Isu gender dan …

Read More »

Hari Ibu dan Wacana Rahim

Setiap tanggal 22 Desember, masyarakat dan pemerintah Indonesia merayakan Hari Ibu. Tanggal ini dipilih bertepatan dengan momentum bersejarah kongres Pergerakan Perempuan Indonesia atau yang dikenal dengan Kongres Perempuan Indonesia pertama yang berlangsung di Yogyakarta pada tanggal 22 sampai 25 Desember 1928. Dalam kongres ini perempuan Indonesia menyuarakan kepentingan politik mereka …

Read More »