Home / Wacana (page 5)

Wacana

Kekerasan Terhadap Perempuan; Pembungkaman Perempuan

Dalam sebuah laporan yang dikeluarkan oleh salah satu lembaga bantuan hukum perempuan menyatakan bahwa setiap tahunnya jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia terus meningkat.1 Pada akhir tahun 2004, Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Pepermpuan) dalam laporan tahunannya menyebutkan bahwa jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan meningkat secara drastis. …

Read More »

Ayah Versus Penguasa Rumah

Saya termasuk orang yang tidak begitu percaya diri ketika berbicara tentang tema “ayah” karena sudah lebih dari sepuluh tahun menjadi ayah tidak mampu menjaga konsistensi menjadi ayah penuh waktu untuk anak-anak perempuan saya dan lebih sering menjadi menjadi ayah paruh waktu. Tidak bermaksud mencari pembenaran atau “ngeles”,salah satunya karena saya …

Read More »

Antara Memasak, Gender dan Saya

Sejak tinggal sendirian dan mengenal sahabat lelaki yang hobi memasak, saya mulai belajar memasak. Ya, baru resep sederhana dan sedikit-sedikit dulu, sih. (Tolong jangan meledek dengan tebakan garing: mie instan? Serius.) Mengapa baru sekarang? Kenapa tidak dari dulu, terutama mengingat saya perempuan? Terutama mengingat masih banyak yang percaya bahwa memasak …

Read More »

Memasak Itu Biasa Saja: Itu Mengapa Memasak Luar Biasa

Secara umum, ada dua argumen tentang aktifitas masak-memasak yang menurut saya sama-sama jungkir balik. Pertama, pendapat yang menganggap bahwa perempuan tidak perlu menguasai keahlian memasak. Pendapat kedua adalah mereka yang mengatakan bahwa laki-laki yang bisa memasak adalah laki-laki yang berbeda. Keduanya secara imbisil dapat disederhanakan bahwa, perempuan yang tidak bisa …

Read More »

Masihkah Yogyakarta Istimewa Untuk Perempuan?

Dalam sejarah gerakan perempuan di Indonesia, kota Yogyakarta menjadi tempat istimewa karena kota itu menjadi saksi atas peristiwa-peristiwa penting perjuangan perempuan dalam melawan ketidakadilan berbasis jenis kelamin. Yogyakarta menjadi tempat berkumpulnya perempuan Indonesia untuk kali pertama dalam sejarah gerakan perempuan ketika perempuan dari berbagai belahan nusantara berkongres pada tahun 1928. …

Read More »

Menyegarkan Pemikiran Feminisme di Indonesia

Tidak sekali Indonesia dijadikan rujukan sebagai gerakan feminisme progresif dalam perjuangan melawan patriarkisme, misoginisme, dan seksisme. Meski turunan dari ketiga sumber diskriminasi dan kekerasan seksual dan jender tersebut sangat kompleks, seperti politik jender dan seksualitas negara, fundamentalisme dan konservatisme agama, tradisionalisme sosial-budaya, gerakan feminisme kita dinilai memiliki kemampuan dalam menantang …

Read More »

Tafsir Feminis yang Lebih Komprehensif

Wacana feminisme Islam semakin populer di Indonesia. Banyak kelompok Muslim berpengaruh yang aktif dalam kampanye hak-hak perempuan. Berbagai generasi feminis Muslim sejak Masdar F Mas’udi, Lies Marcoes, Syafiq Hasyim, Farha Ciciek hingga Husein Muhammad, Nasaruddin Umar, Sinta Nuriyah, dan Maria Ulfah Anshor telah memperkaya wacana feminisme di Indonesia dengan khazanah …

Read More »

One Direction dan Machoisme Sepakbola

Karir Graeme Le Saux sebagai pesepakbola tergolong sukses. Ia memenangi Premier League tahun 1995 bersama Blackburn Rovers dan menjadi juara Piala Winners dan Piala FA bersama Chelsea tahun 1998 dan 2000. Sebagai bek kiri, ia dipanggil ke timnas Inggris dan menjadi pemain reguler The Three Lions dengan jumlah 36 caps …

Read More »

Laki-laki Baru, Feminisme Baru

Saat ini, sedang terjadi perkembangan sangat menarik dan penting dalam gerakan feminisme, yaitu menguatnya pembicaraan tentang laki-laki. Perkembangan ini menandai gelombang baru dalam gerakan feminism (new wave of feminist movements). Jika pada periode-periode sebelumnya berkembang beberapa perspektif semisal women in development, women and development dan gender in development, pada gelombang …

Read More »

Mengharukan, Pemerkosa Nikahi Korban

Itulah judul berita di sebuah koran yang memuat kabar tentang pemerkosa yang menikahi korbannya yang masih berusia 15 tahun. Menikahkan korban dengan pemerkosa bukanlah hal baru. Pada akhir Januari tahun ini, Mufid Aristanto menikahi perempuan yang telah diperkosanya, di kantor Polres Malang. Dengan pernikahan ini, pihak korban mencabut laporan dan …

Read More »