Home / Referensi / Hegemoni Maskulinitas; Memikirkan Kembali Sebuah Konsep

Hegemoni Maskulinitas; Memikirkan Kembali Sebuah Konsep

Abstrak:

Konsep hegemoni maskulinitas selain telah mempengaruhi studi gender di berbagai bidang akademis juga telah mengundang kritik yang serius. Para penulis menelusuri asal-usul konsep dalam suatu konvergensi ide pada awal tahun 1980-an dan memetakan cara diterapkannya konsep tersebut pada saat penelitian mengenai laki-laki dan maskulinitas diperluas. Mengevaluasi kritik utama, penulis mempertahankan konsep yang mendasari maskulinitas, yang pada sebagian besar penggunaan penelitian bukan reifikasi maupun esensialis.

Akan tetapi, kritik terhadap sifat model gender dan kekakuan tipologi. Perlakuan subjek dalam penelitian tentang hegemoni maskulinitas baru-baru ini dapat ditingkatkan dengan bantuan model psikologis, meskipun batas-batas fleksibilitas diskursif harus diakui. Konsep hegemoni maskulinitas tidak sama dengan sebuah model reproduksi sosial; kita perlu mengenali perjuangan sosial di mana subordinasi maskulinitas mempengaruhi bentuk dominan.

Akhirnya, penulis mereview apa yang telah dikonfirmasi dari formulasi awal (gagasan beberapa maskulinitas, konsep hegemoni , dan penekanan pada perubahan) dan apa yang perlu dibuang (satu tindakan dimensional dari suatu hirarki dan konsepsi sifat gender). Para penulis menyarankan untuk melakukan reformulasi dari konsep di empat bidang : sebuah model yang lebih kompleks dari hierarki gender, menekankan suatu badan (lembaga) perempuan, pengenalan secara eksplisit mengenai geografi maskulinitas , menekankan interaksi antara tingkat lokal, regional, dan global; sebuah perlakuan yang lebih spesifik dalam konteks perwujudan hak-hak istimewa dan kekuasaan dan penekanan yang kuat pada dinamika hegemoni maskulinitas , mengakui kontradiksi internal dan kemungkinan gerakan menuju demokrasi gender.

Makalah ini ditulis oleh R.W Connel, University of Sydney, Australia dan James W. Messershmidt, University of Southern Maine dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

http://lakilakibaru.or.id/wp-content/uploads/2014/09/HEGEMONIC-MASCULINITY_RW-Connel.pdf

This post is also available in: English

About Redaksi

Gerakan Laki-laki untuk kesetaraan gender

Check Also

Kekerasan Seksual terhadap Anak: Tidak Semata Permasalahan Biologis dan Psikologis?

Merespon fenomena kekerasan seksual anak yang saat ini marak , Presiden Joko Widodo tengah menyiapkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *