Home / Diar Ruly Januari

Diar Ruly Januari

Penggiat di Gema Alam, sebuah NGO yang konsentrasinya pada isu pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan sosial dan gender, dan pada tahun 2015 di percaya sebagai kordinator divisi Gender & Anak untuk periode 2015 – 2018.

Muhammad Anwar: Urusan Domestik Bukan Hanya Tanggung Jawab Istri

Muhammad Anwar adalah salah seorang penggerak di desa Mekarsari. Selain sebagai petani hutan dia juga bekerja sebagai penyuluh kehutanan swadaya masyarakat (PKSM). Aktivitas sehari – harinya bekerja di hutan mulai dari pagi hingga siang hari bahkan sampai sore hari. Akan tetapi meskipun dia selalu sibuk, dia juga tidak melupakan peran …

Read More »

Perempuan dalam Pengelolaan Kawasan Hutan

Dalam sebuah keluarga, peran seorang istri/ibu, tidak dapat dipungkiri memiliki peran sangat penting. Dalam peran tradisional, perempuan dituntut mengetahui secara detil permasalahan ekonomi keluarga, sehingga dia dapat melakukan pengelolaan keuangan keluarga secara maksimal. Jika ada ketidakkesesuaian antara pemasukan dan pengeluaran, maka sering kali muncul inisiatif dari perempuan untuk ikut mengatasi …

Read More »

Rohmawati dan Perjuangan Hak-hak Perempuan

Ibu Rohmawati salah satu kader perempuan yang juga merupakan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang satu-satunya perempuan dan sekaligus penggerak (Community Organizer, red) di desa Sapit, Kec. Suela, Kab. Lombok Timur . Saat ini sudah memperjuangkan hak-hak perempuan terutama para kader di desa yang berjumlah 30 orang untuk mendapatkan dana …

Read More »

Keadilan dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam

Pengelolaan sumber daya alam mestinya juga dapat memperhatikan aspek keadilan antara laki-laki dan perempuan. Tidak bisa dipungkiri antara kedua jenis kelamin ini saling membutuhkan satu sama lainnya. Idealnya, pengelolaan sumber daya alam (PSDA) yang baik mestinya mengakomodir peran dan kepentingan laki-laki dan perempuan secara adil, mengingat laki-laki dan perempuan memiliki …

Read More »

Keterlibatan Laki-laki dalam Merangkai Desa Adil Gender

Sebelum ada kegiatan keterlibatan laki-laki dalam isu gender, perempuan dipandang sebagai manusia nomor dua, bila ia istri maka di tempatkan sebagai pelayan suami dan perawat rumah, bahkan di dalam relasi rumah tangga, perempuan tidak boleh terlibat dalam pengambilan keputusan karena konstruksinya berada di bawah kuasa laki-laki. Apa yang terjadi di …

Read More »