Home / Tag Archives: maskulinitas

Tag Archives: maskulinitas

Aliansi Laki-Laki Baru: Tanggungjawab atas Keseimbangan Semesta

“Karena peminggiran kelas sosial-perempuan itu adalah kesalahan sejarah bersama, maka pemerdekaan atasnya merupakan persoalan semesta.” (Veven Sp. Wardana -pengamat media dan laki-laki feminis). Kesetaraan gender adalah lahir dari kesadaran bahwa perempuan dan laki-laki hidup dalam planet yang sama. Mereka saling berinteraksi, berkomunikasi, bahkan hidup berdampingan dalam pekerjaan, dalam rumah, dalam …

Read More »

Dari Rangga ke Khudori, ‘laki-laki baru’ di film Indonesia

Sebelum tahun 2000-an tokoh utama pria di sinema Indonesia ditampilkan sebagai kepala rumah tangga, pemberi nafkah, pengayom, dan pelindung. Sejak tahun 2000-an tokoh utama laki-laki mulai digambarkan bersifat lembut, sensitif, ekspresif secara emosional, egalitarian, terlibat dalam pengasuhan, mau berkompromi soal karier demi mendukung pasangannya dan terlibat dalam pekerjaan rumah tangga. …

Read More »

Atas Nama Martabat dan Maskulinitas

MAMA Ida, mama piara saya di Seram Utara, Maluku, adalah sosok yang tidak sungkan mengutarakan isi pikirannya. Ia tak merasa ada yang keliru dengan keaktifannya terlibat dalam pembicaraan para bapak seputar drama-drama dusun. Ia berusaha memengaruhi pandangan orang-orang ketika berbicara. Ia merasa harus selalu memberi andil dalam urusan-urusan publik yang …

Read More »

Laki-laki harus dilibatkan dalam memerangi kekerasan terhadap perempuan

Telah banyak penelitian menunjukkan, Afrika Selatan adalah negara dengan tingkat kekerasan amat tinggi, terutama kekerasan antarpersonal dan pembunuhan. Seiring hal ini, tingkat kekerasan seksual juga tinggi. Laporan Medical Research Council mengatakan 25% perempuan pernah diperkosa. Meski tingkatnya amat tinggi, kekerasan berlangsung di Afrika Selatan dengan cara yang serupa sebagaimana di …

Read More »

Klitih dan Maskulinitas

Tindak kekerasan jalanan, saat ini dikenal dengan klitih, yang dilakukan remaja anggota geng motor di Yogyakarta semakin merajelala dan meresahkan. Pada puncaknya, hal ini pula yang membuat warga Yogyakarta menggelar “Aksi Jogja Damai 9119” sebagai bentuk keprihatinan atas maraknya klitih di jalanan Jogja. Upaya yang dilakukan kepolisian dengan menangkap para …

Read More »

Maskulinitas, Kekerasan dan Negara Dalam The Raid: Redemption

Kontestasi maskulinitas dalam budaya populer Indonesia sampai saat ini masih dipengaruhi oleh Orde Baru. Hal ini bisa dilihat dari beberapa tema sinema Indonesia sebagai bentuk warisan Orde Baru. Tema-tema yang menyuarakan warisan tersebut adalah tema-tema kekerasan dan maskulinitas. The Raid: Redemption sebagai film sukses, baik di dalam maupun di luar …

Read More »

Apakah Hanya Laki-laki yang Dapat Menjadi Patriarkal?

Beberapa waktu terakhir, sebuah tagar menjadi viral di media sosial –khususnya Instagram– dan digunakan untuk menyerang poster-poster yang dibawa oleh partisipan aksi Women’s March 2018 di sejumlah daerah di Indonesia. Tagar tersebut ialah #feminismabok. Secara umum, tagar ini digunakan oleh orang-orang yang mengomentari poster-poster terkait otoritas dan kedaulatan tubuh. Di …

Read More »

Tentang Saya dan Laki-laki

Akhir-akhir ini saya merasa terlalu kuat bagi laki-laki, dan laki-laki terlalu lemah bagi saya. Meskipun saya tidak suka dominasi, kini, sayalah yang sering mendominasi mereka, itu membuat saya tidak nyaman dengan diri saya sendiri, dan semakin malas berteman dengan laki-laki. Di antara yang saya kenal, mereka terdiri dari orang yang …

Read More »

Kang Tadho dan Maskulinitas Santri

Kang Tadho, bernama lengkap Muhammad Murtadho, adalah salah satu karib saya di salah satu pesantren di Kabupaten Bantul Yogyakarta. Usianya lebih muda dari saya, namun demikian ia telah lebih dahulu nyantri di pesantren tersebut. Selain sebagai santri yang belajar mengaji, kini Kang Tadho mengabdikan dirinya untuk menjadi juru masak di …

Read More »

Politik Seksualitas dan Pengabaian Negara terhadap Kekerasan Seksual di Indonesia

Abstrak Mengapa pemerintah, sebagai representasi negara, tampak tidak terlalu bertindak serius dalam persoalan kekerasan seksual? Mengapa negara lebih sering memilih diam atau memilih mengambil sikap “instan” dengan memberi tanggapan seadanya atau, jikapun ada upaya yang agak sistematis, semacam penghukuman kebiri bagi pelaku, upaya tersebut tidak menyentuh struktur dan ideologi patriarkisme …

Read More »