Nur Hasyim

peminat kajian maskulinitas, trainer dan fasilitator tentang gender, maskulinitas dan kekerasan serta ayah dari dua anak perempuan. Saat ini menjadi pengajar di Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang

Memenangkan Wacana "Kelelakian", Memenangkan Pemilu

Beberapa waktu lalu, media-media di Indonesia merilis berita photo kandidat presiden yang sedang menunggang kuda dengan keris dipinggang menyapa ribuan massa yang memadati stadion terbesar di negeri ini. Dalam orasinya, sang kandidat menekankan akan pentingnya seorang pemimpin yang tegas, tidak mencla-mencle, dan bukan pemimpin boneka. Pada kesempatan lain, kandidat yang …

Read More »

Ketika Laki-laki Merayakan Hari Perempuan

“Keberdayaan perempuan juga memberi manfaat kepada laki-laki. Ketika laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan dan hak yang setara, maka masyarakat akan sejahtera” Kutipan di atas adalah pernyataan sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk kampanye #HeforShe yang diluncurkan oleh badan dunia tersebut bersamaan dengan perayaan hari perempuan internasional tahun 2014 yang …

Read More »

Laki-laki Sebagai Aliansi Keadilan Gender

Mengenang Veven SP Wardana “Karena peminggiran kelas sosial-perempuan itu adalah kesalahan sejarah bersama, maka pemerdekaan atasnya merupakan persoalan semesta” (Veven Wardana). Jumat, 17 Mei 2013, saya mendapatkan kabar yang cukup mengagetkan, Veven Wardana tutup usia. Meskipun beberapa waktu sebelumnya saya mendapatkan kabar tentang sakitnya, tak urung kabar berpulangnya Veven Wardana …

Read More »

Perempuan Dilarang Mengangkang

Di tengah kehidupan yang terus berubah ke arah yang memberi ruang yang sama kepada perempuan dan laki-laki, surat edaran Walikota Lhoksumawe tentang larangan perempuan duduk mengangkang saat membonceng kendaraan bermotor terdengar sangat aneh,  sumbang, bahkan mungkin konyol.  Walikota ini seperti hidup di zaman yang salah, mungkin secara fisik dia hidup …

Read More »

Para Patriarkh di Ujung Tahun

Tahun 2012 akan segera berakhir namun akhir tahun ini seakan ditutup dengan sebuah pertunjukan borok-borok patriarkhi dalam panggung kehidupan kita.  Aceng Fikri, Bupati Garut Jawa Barat, menjadi pelakon sempurna yang mempertontonkan wajah bopeng dari sebuah sistem sosial yang memberikan keleluasaan laki-laki untuk melakukan apa saja termasuk hal yang hanya pantas …

Read More »

Korban Perkosaan Dilarang Sekolah

Berita tentang perkosaan sepertinya tak pernah sepi menghiasi koran, televisi dan media berita lainnya di Indonesia dan di antara berita yang mengiris rasa kemanusiaan itu adalah berita tentang perkosaan yang dialami oleh salah satu siswi SMP di Depok Jawa Barat beberapa waktu lalu. Perempuan bau kencur itu tidak hanya harus …

Read More »

Negeri Minus Empati

Perkosaan Kejahatan Kemanusiaan

Beberapa hari ini pemberitaan tentang siswi sebuah SMP di Depok Jawa Barat yang dikeluarkan karena menjadi korban perkosaan menghiasi berbagai media di Indonesia. Belum usai keprihatinan akan kebijakan sekolah atas siswi tersebut, masyarakat harus kembali mengelus dada membaca komentar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang menyebutkan “kadang-kadang ada yang sama-sama senang …

Read More »

Munir dan Maskulinitas Protes

Siapa yang tidak mengenal sosok Munir Said bin Thalib, yang lebih dikenal dengan Munir, tokoh pejuang hak asasi manusia di Indonesia yang harus tutup usia di langit Rumania, di atas pesawat GA 974 Garuda Indonesia delapan tahun silam. Kematiannya meninggalkan misteri yang hingga kini belum terungkap siapa sebenarnya dalang di …

Read More »

Perempuan dalam Pilkada DKI

Tanggal 11 Juli mendatang akan menjadi peristiwa penting bagi warga Jakarta karena mereka akan terlibat langsung dalam proses politik untuk memilih pemimpin Jakarta untuk periode lima tahun yang akan datang. Yang menarik untuk disimak dari Pilkada DKI adalah tidak ada satupun calon baik gubernur maupun wakil gubernur yang berjenis kelamin …

Read More »

Moral Panic atas Pernyataan Menteri Kesehatan

Beberapa hari setelah dilantik Menteri Kesehatan yang baru Nafsiah Mboi melontarkan pernyataan yang sangat biasa namun menuai reaksi yang luar biasa dari beberapa kelompok masyarakat di Indonesia. Pernyataan yang mengundang kontroversi tersebut kira-kira bunyinya begini, “Kampanye alat kontrsepsi mutlak dilakukan pada kelompok beresiko.” Nyaris tak ada masalah dalam pernyataan tersebut. …

Read More »