Home / Mariana Amiruddin

Mariana Amiruddin

Salah satu pendiri Aliansi Laki-laki Baru. Saat ini menjabat sebagai komisioner Komisi Nasional Perempuan.

Aliansi Laki-Laki Baru: Tanggungjawab atas Keseimbangan Semesta

“Karena peminggiran kelas sosial-perempuan itu adalah kesalahan sejarah bersama, maka pemerdekaan atasnya merupakan persoalan semesta.” (Veven Sp. Wardana -pengamat media dan laki-laki feminis). Kesetaraan gender adalah lahir dari kesadaran bahwa perempuan dan laki-laki hidup dalam planet yang sama. Mereka saling berinteraksi, berkomunikasi, bahkan hidup berdampingan dalam pekerjaan, dalam rumah, dalam …

Read More »

Miskonsepsi terhadap RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, Perspektif Gender, dan Feminisme

Tulisan ini dibuat dalam rangka memberikan tanggapan atas sejumlah pernyataan tentang konsep RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, Perspektif Gender, dan Feminisme dalam makalah Prof. Dr. Euis Sunarti berjudul “Urgensi Pengaturan Kekerasan Seksual, Akar Masalah, dan Alternatif Solusinya” yang diselenggarakan dalam rangka membahas RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dalam Rapat Dengar Pendapat Umum …

Read More »

Awas Bahaya Kekerasan dalam Pertemanan, Pacaran dan Perkawinan

Persoalan Serius Saya mengadaptasi tulisan ini menjadi tidak hanya dalam ruang lingkup pacaran, melainkan ternyata bisa juga terjadi pada hubungan pertemanan/persahabatan dan bahkan perkawinan, yang saya ambil dari makalah saya pada tanggal 25 Maret 2015 Yayasan Pulih mengadakan Semiloka tentang “Kekerasan dalam Pacaran” di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Apakah pada …

Read More »

Tentang Saya dan Laki-laki

Akhir-akhir ini saya merasa terlalu kuat bagi laki-laki, dan laki-laki terlalu lemah bagi saya. Meskipun saya tidak suka dominasi, kini, sayalah yang sering mendominasi mereka, itu membuat saya tidak nyaman dengan diri saya sendiri, dan semakin malas berteman dengan laki-laki. Di antara yang saya kenal, mereka terdiri dari orang yang …

Read More »

Penulisan Feminin dan Maskulin: Daya Hidup, Seks, dan Narasi

APA lagi yang dapat kita temukan dalam karya penulisan? Setelah deretan pujangga mencoba menyihir manusia membuat kategori mana yang indah dan mana yang tidak, lahir kemudian penulisan menara gading versus pinggiran, seks versus moral, sastra-wangi versus sastra-bau. Lalu apa yang dapat kita nikmati dari penciptaan kategori? BISA negatif: sesuatu yang …

Read More »

Salah Kaprah tentang Feminisme

Saya sangat terkejut dengan pernyataan seseorang yang mengomentari status di facebook saya tentang Hari Perempuan Internasional. Saya tambah terkejut lagi mengetahui bahwa feminisme begitu buruknya dipandang, seperti buruknya dongeng  paling keji di muka bumi ini yang dinamai “tarian harum bunga” tarian yang menggambarkan para perempuan aktivis bertelanjang  menari-nari membunuh dan …

Read More »

Seksisme

Pernah suatu hari ayah saya ditemani kakak perempuan saya yang sulung untuk membeli makan di restoran, sebab di usianya yang sudah lanjut, beliau memang perlu ditemani. Seperti biasa kami kakak beradik bergantian menemani orang tua sebagai bentuk rasa hormat dan pengabdian anak pada orang tuanya. Tiba-tiba pemilik restoran itu bilang, …

Read More »

Refleksi tentang CATAHU Komnas Perempuan Tahun 2014

Tahun 2014, Perempuan Masih Rentan Mengalami Kekerasan di Semua Sektor Kehidupan Saya ingin memberi sedikit refleksi tentang Catatan Tahunan Komnas Perempuan atau biasa disingkat sebagai CATAHU Komnas Perempuan. Hari ini adalah peluncuran CATAHU tahun 2014 sejumlah pengaduan, informasi, proses dan keputusan pengadilan, kebijakan-kebijakan lama dan baru yang berkaitan dengan kekerasan …

Read More »